RSS

KATAKU

1. We need to do and talk wisely, not only talk wisely because its no use.

2. A planing don not only to be a plan that wasted.

3. Kita Butuh disukai dan dicintai bukan karena apa yang kita lakukan, tetapi karena mereka mengenal kita lebih.

4. Peraturan dibuat bukan untuk di langgar, tetapi untuk dipaksakan dan disesuaikan dengan suatu keadaan disuatu keadaan.

5. Kesalahan terbesar kita adalah kita tidak mau menghargai diri kita sendiri.

6. Ada kalanya kau memandang puncak langit dan ada kalanya kau liat ke dasar laut terdalam, dimana akan membuat kau semakin bijak.

7. Apa yang kau kerjakan hari ini dan masa lalu adalah cerminan masa depanmu kelak.

8. Setiap orang memiliki perbedaan masing masing yang khas, jadi jangan paksakan apa yang kau ingin berikan pada mereka dengan cara dari dirimu.

9. Kau dapat melihat segalanya dari bawah, bila kau mengatakan kau bisa melihat segalanya dari atas, itu adalah sebuah kebohonganmu belaka.

10. Tujuan hidup kita bukan hanya pada diri kita sendiri, tetapi juga orang lain.

11. Kau punya 999.999 mimpi yang terkabul dari sejuta mimpimu yang ingin terkabul semua, aku hanya ingin 1 mimpiku terkabul dari sejuta mimpiku yang aku berikan padamu.

12. Make your own word,own character,and own choice,and dont adopt from others. Then, you can make your own world with you inside.


Si Kembar yang Mempesona



Air Terjun Tancak Kembar
 
Air Terjun Tancak kembar merupakan salah satu kekayaan alam Jawa Timur. Air terjun ini berada kurang lebih 24 km arah barat Kota Bondowoso, tepatnya tterletak di Desa Andung Sari, Kecamatan Pakem, Kabupaten Bondowoso. Jika menggunakan GPS, air terjun ini memiliki koordinat : -7° 54' 46.80", +113° 42' 21.60".
Air Terjun setinggi 77 Meter ini berada di lereng Pegunungan Argopuro yang berhawa sejuk terdapat pada kawasan hutan lindung dengan ketinggian 900 m dpl. Pemanfaatan air terjun sampai saat ini tidak hanya untuk tempat rekreasi saja, akan tetapi untuk sarana irigasi bagi kepentingan masyarakat sekitar. Lokasi obyek ini didukung oleh panorama alam yang indah dan menawan untuk dinikmati oleh pengunjung, serta didukung adanya pusat penelitian kopi arabica dan cacao seluas 180 Ha.
Legenda Air Terjun Tancak Kembar
Berdasarkan legenda dari masyarakat setempat di sekitar Air Terjun Tancak Kembar berpendapat bahwa sisi kiri air terjun dijaga oleh lelaki dan bagian kanan adalah para wanita.  Hal ini diyakini bahwa jika pengunjung cuci mukanya di air terjun, kulit mereka akan merasa tetap selalu muda. Bahkan menurut masyarakat setempat, orang yang mandi disini dapat menambah awet muda.
Akses Menuju Air Terjun Tancak Kembar
Akses kendaraan menuju Desa Andungsari relatif mudah, karena sarana jalan menuju kesana telah beraspal, walaupun beberapa tempat terdapat kerusakan yang lumayan parah. Kendaraan roda 4 hanya bisa sampai di depan Pintu Gerbang Pusat Penelitian Kakao milik PTPN. Disana terdapat (bekas) Tempat parkir dan kantor pengelola. Namun sayang kondisinya kurang terawat.
Jalan menuju lokasi air terjun merupakan jalan tanah sepanjang kurang lebih 2.5 km. Disekeliling jalan tersebut merupakan pemandangan alam yang sungguh luar biasa, Pegunungan Argopuro disisi barat dan lembah, ngarai dan perbukitan di sepanjang perjalanan merupakan Lukisan 3 Dimensi karya Sang Pencipta (Allah SWT) yang sungguh menakjubkan. Sebelum sampai di lokasi Air Terjun Tancak Kembar yang utama terdapat Air Terjun kecil yang tingginya kurang lebih 50 m, namun debitnya relatif kecil. Potensi tambang batu piring banyak terdapat disini.
 

Alfiana Damayanti
XI IPA 1
06

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

RANU AGUNG








Ranu Agung adalah sebuah danau besar di Probolinggo dan dikelilingi oleh Bukit. Kondisi air di danau nya sangat fresh dan keadaan sekitarnya juga natural. Bisa dikatakan, Ranu Agung adalah tempat yg jarang disentuh dan masih alami. Pemandangan disekitar danau Ranu Agung sangat indah dan berwarna, mungkin itu dikarenakan belum banyak yg tahu dan menginjak danau itu. Danau ini terletak di kecamatan Tiris, kurang lebih 55km dari kota Probolinggo.
Ranu Agung terletak sekitar 700 meter di atas permukaan laut. Dari ketinggian, ranu yang ukurannya lebih besar daripada Ranu Segaran itu terlihat jauh lebih indah. Bibir danau yang ditumbuhi pepohonan, menyambung dengan kaki langit yang menciptakan c`krawala pandang yang menakjubkan.
Ranu agung adalah sebuah danau vulkanik yang paling indah dari 14 danau vulkanik lainnya yang dimiliki gunung berapi lamongan yang masih aktif. Dan juga memiliki panorama alam yang cukup indah dan masih asli tanpa terlihat satupun berdiri bangunan yang kokoh terbuat dari batu di sekitar danau atau ranu. Pemandangan yang didominasi warna hijau daun-daun dan coklatnya dahan dan ranting pohon di sekitar membuat suasana hati menjadi sejuk dan asri ditambah lagi ketenangan air Ranu yang membuat hati ikut menjadi tenang.

Sebagian besar penduduk di wilayah Ranu Agung adalah pendatang ,bahasa yang digunakan sehari-hari adalah Bahasa Madura, mata pencaharian penduduk sekitar Ranu Agung ialah berkebun, beternak, dan juga  nelayan. Hasil kebun berupa kopi, jagung, manggis dan alpukat. Untuk alpukat dan kopi biasa dipanen 2 kali dalam satu tahun.
ITTAQILLAH HAITSUMA KUNTA 
XI IPA 1 / 19

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

SUKU TENGGER


Suku Tengger adalah sebuah suku yang tinggal di sekitar Gunung Bromo, Jawa Timur, yakni menempati sebagian wilayah Kabupaten Pasuruan, Lumajang, Probolinggo, dan Malang. Suku Tengger merupakan sub suku Jawa menurut sensus BPS tahun 2010.
Orang-orang suku Tengger dikenal taat dengan aturan dan agama Hindu. Mereka yakin merupakan keturunan langsung dari Majapahit. Nama Tengger berasal dari Legenda Roro Anteng dan Joko Seger yang diyakini sebagai asal usul nama Tengger, yaitu "Teng" akhiran nama Roro An-"teng" dan "ger" akhiran nama dari Joko Se-"ger".
Bagi suku Tengger, Gunung Brahma (Bromo) dipercaya sebagai gunung suci. Setahun sekali masyarakat Tengger mengadakan upacara Yadnya Kasada atau Kasodo. Upacara ini bertempat di sebuah pura yang berada di bawah kaki Gunung Bromo utara yakni Pura Luhur Poten Bromo dan dilanjutkan ke puncak gunung Bromo. Upacara diadakan pada tengah malam hingga dini hari setiap bulan purnama sekitar tanggal 14 atau 15 di bulan kasodo (kesepuluh) menurut penanggalan Jawa.

Bahasa Tengger
Dituturkan di
Jumlah penutur
80.000 (sensus 2000)  (tidak ada tanggal)
·         Melayu-Polinesia
o    Jawa
§  Bahasa Tengger




http://id.wikipedia.org/wiki/Suku_Tengger
Bahasa Tengger dituturkan di daerah Gunung Bromo yang termasuk wilayah Pasuruan, Probolinggo, Malang dan Lumajang.
Di Pasuruan, cara Tengger ditemukan di kecamatan Tosari, lalu di Probolinggo, daerah kecamatan Sukapura, sedangkan Malang, cara Tengger dituturkan di wilayah desa Ngadas, kecamatan Poncokusumo. Yang terakhir, di Lumajang dituturkan di wilayah Ranupane, kecamatan Senduro. Secara linguistik, bahasa Tengger termasuk rumpun bahasa Jawa dalam cabang Melayu-Polinesia dari rumpun bahasa Austronesia. Ada yang menganggap bahasa Tengger itu turunan basa Kawi dan banyak mempertahankan kalimat-kalimat kuno yang sudah tak digunakan lagi dalam Bahasa Jawa modern.
Contoh :
  • reang: aku, jika yang berbicara lelaki
  • isun : aku, jika yang berbicara perempuan
Apabila abjad a dalam bahasa Jawa modern dibaca O, di Tengger dibaca A

Salah satu upacara adat yang sering di laksanakan adalah

Suku Tengger Larung Sedekah Bumi ke Kawah
Sedekah bumi dibawa ke kawah Gunung Bromo (Foto: kmk312ratna.wordpress)
PROBOLINGGO - Ribuan warga suku Tengger yang bermukim di Brang Kulon dan Brang Wetan di lereng Gunung Bromo menggelar upacara adat Yadnya Kasada di Pura Agung Poten. Ritual adat perayaan Yadnya Kasada ini ditutup dengan melarung sedekah bumi ke salah satu pusaran bumi, kawah Gunung Bromo.
Suku Tengger yang bermukim di empat kabupaten yang mengelilingi Gunung Bromo memulai ritual adat ini sejak Selasa lalu dengan melakukan mendak tirta (mengambil air suci) di sejumlah mata air dikawasan Gunung Bromo.
Warga suku Tengger yang tinggal di Brang Kulon, yakni di Pasuruan dan Malang, mendak tirta di Gunung Widodaren, sedangkan warga Brang Wetan melakukan mendak tirta di Ranupane (Lumajang) dan air terjun Madakaripura (Probolinggo). Air suci dari berbagai sumber mata air tersebut dipergunakan untuk keperluan ritual di Pura Agung Poten yang berada di lautan pasir (kaldera) Gunung Bromo.
Romo Dukun Supayadi mengungkapkan, perayaan Yadnya Kasada ini merupakan ritual adat Suku Tengger yang diperingati pada hari ke-15 bulan purnama di bulan Kasada. Sebagai ungkapan rasa syukur kepada Sang Hyang Widhi dan para leluhur, warga Tengger menggelar ritual sesembahan berupa sesaji hasil bumi dan ternak yang dilarung di kawah Gunung Bromo.
"Larung sesaji berupa hasil bumi, palawija, dan ternak ini adalah bentuk rasa syukur warga Tengger kepada Tuhan. Sesaji yang telah diberikan mantra ini kemudian dilarung di kawah Gunung Bromo," kata Romo Dukun Supayadi, Sabtu (4/8/2012).Menurut dukun adat dari Desa Wonokitri, Tosari Kabupaten Pasuruan tersebut, rangkaian Yadna Kasada dirayakan dimasing-masing daerah pemukiman warga Tengger. Di antaranya dengan menggelar berbagai kesenian tradisional tayuban, reog serta resepsi dan pesta penyambutan tamu pada Jumat malam. Di Brang Kulon, pesta penyambutan tamu digelar di Pendapa Agung Wonokitri, Tosari Pasuruan, sedangkan di Brang Wetan dilakukan di Pendapa Cemorolawang, Sukapura, Probolinggo.
Menjelang tengah malam, warga suku tengger dari berbagai empat wilayah turun ke lautan pasir (kaldera) untuk melaksanakan puncak ritual upacara Yadnya Kasada di Pura Agung Poten. Berbagai sesembahan berupa hasil bumi dan ternak yang dibawa warga dimintakan mantra-mantra kepada pemimpin adat Suku Tengger. Usai ritual adat, Sabtu dini hari, warga berbondong-bondong menuju puncak untuk melarung sesaji di kawah Gunung Bromo.
Ritual adat perayaan Yadnya Kasada ini merupakan momen yang paling ditunggu para wisatawan Nusantara maupun mancanegara untuk berkunjung ke Gunung Bromo. Pada tiga kali perayaan Yadnya Kasada atau sejak 2010, selalu bersamaan dengan bulan Ramadan. Sehingga secara tidak langsung berpengaruh pada jumlah wisatawan. Namun pada tahun 2013 mendatang, perayaan Yadnya Kasada tidak lagi berbarengan dengan bulan Ramadan.
                Nah itu adalah penjelasan tentang suku tengger beserta budaya dan adat istiadatnya, bagaimana? Apakah anda tertarik untuk pergi berlibur ke Pegunungan TENGGER di PROBOLINGGO ?

Atas nama kelas XI IPA I 
Erlyna Armya Septimorien (16)

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS

Makam Sang Proklamator Ir. Soekarno





Komplek Makam Bung Karno berlokasi di Kelurahan Bendogerit, Kecamatan Sanawetan Kota Blitar, Jawa Timur. Dalam komplek makam sang proklamator ini terdapat tiga makam, yakni Makam Bung Karno di tengah yang di apit oleh makam kedua Orang Tua Beliau, di sebelah  kiri ada  Makam Ayahanda “R. Soekeni Sosrodihardjo” dan di sebelah kanan  ada Makam Ibunda “Ida Aju Njoman Rai”.

Nuansa budaya jawa sangat begitu terasa sekali ketika kita memasuki makam ini. Kekentalan nuansa budaya ini langsung terasa ketika kita melewati gapura agung yang merupakan gerbang masuk menuju makam bung Karno. Dan nuansa budaya jawa ini tambah diperkuat dengan bentuk bangunan utama dari makam bung Karno yang berbentuk joglo, dimana bentuk tersebut adalah bentuk khas dari seni bangunan jawa.

  • Digg
  • Del.icio.us
  • StumbleUpon
  • Reddit
  • RSS
3D Letter G